Pada Senin Pagi, 12 Januari 2025 ,suasana di MI Pondok Lengsir, Desa Cisande, terasa begitu hidup. Di tengah sejuknya udara pedesaan, derap langkah para mahasiswa KKN Dari Institut Al-Masthuriyah membawa semangat baru ke dalam ruang-ruang kelas. Kehadiran mereka di madrasah ini bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan sebuah bentuk pengabdian tulus untuk ikut mencerdaskan anak bangsa di lingkungan yang kental dengan nilai-nilai religius.

Kehadiran mahasiswa KKN di MI Pondok Lengsir ini bukan hanya soal transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang:
Membangun Motivasi: Memberikan pandangan baru bagi anak-anak desa bahwa pendidikan bisa membawa mereka meraih mimpi yang lebih tinggi.
Pertukaran Budaya: Mahasiswa belajar tentang kearifan lokal Desa Cisande, sementara para siswa mendapatkan wawasan dari dunia perkuliahan.
Kedekatan Emosional: Interaksi yang cair menciptakan ikatan emosional yang membuat suasana belajar menjadi tidak membosankan.
Dinding kelas yang dihiasi gambar peta dan hasil karya siswa menjadi latar belakang yang sempurna bagi potret pengabdian ini. Di Desa Cisande, melalui tangan-tangan mahasiswa KKN, benih-benih harapan sedang disemaikan untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah.